Tari tradisional daerah buton utara

 

 

Tari balumpa adalah tarian tradisional dari suku Buton di Sulawesi Tenggara, khususnya dari wilayah Buton Utara dan Wakatobi, yang menggambarkan kegembiraan masyarakat nelayan dengan gerakan tubuh yang anggun. Tarian ini sering ditampilkan untuk menyambut tamu kehormatan, dengan iringan musik gambus dan gendang, serta gerakan yang didominasi oleh lenggak-lenggok tubuh dan ayunan kaki. 

Ciri khas Tari Balumpa

Asal: Tarian tradisional ini berasal dari daerah Buton dan Binongko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Makna: Menggambarkan kegembiraan, kasih sayang, dan kebersamaan masyarakat, khususnya nelayan.

Fungsi: Umumnya digunakan sebagai tarian penyambutan untuk tamu kehormatan, acara adat, festival budaya, dan pertunjukan seni.

Penari: Biasanya dibawakan oleh penari wanita, terkadang juga bisa oleh penari pria. Jumlah penari umumnya antara 6 hingga 8 orang.

Musik Pengiring: Diiringi musik tradisional berupa tabuhan gendang dan petikan gambus.

Properti dan Busana:

Menggunakan properti berupa selendang yang diayunkan mengikuti gerakan menari.

Penari mengenakan busana adat khas daerah yang cantik dengan tambahan hiasan seperti gelang, kalung, dan penutup dahi. 

Gerakan dasar

Potabhea: Penari membentuk barisan, lalu melakukan gerakan penghormatan dengan tangan kanan sejajar dada dan tangan kiri diayun ke belakang, diikuti kepala sedikit menunduk.

Poliughi: Gerakan hentakan kaki dan pinggul, diiringi kibasan selendang berpasangan, dengan tampilan mengikuti gerakan properti.

Poli-loli: Penari membentuk barisan ke belakang dengan gerakan tangan kanan diayun ke atas dan tangan kiri ke bawah secara bergantian sambil memegang selendang.

Kaukuruno siku: Gerakan mirip poliughi, lalu siku diangkat sejajar dada, badan dimiringkan ke kiri, pandangan fokus ke siku kiri, dan berputar kembali ke titik awal. 


Comments

Popular posts from this blog

Tarian adat bugis

Mengenal budaya Kearifan Lokal Tarian Tradisional balumpa dari Sulawesi Tenggara

Tarian adat buton Utara